Selamat Datang di Taman Nasional Kutai

Tentang Taman Nasional Kutai

Taman Nasional Kutai adalah satu-satunya kawasan taman nasional di Kalimantan Timur yang memiliki ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah. Wilayahnya meliputi Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Kota Bontang. Alam dan ekosistem di dalamnya menjadi penyangga hutan Kalimantan, sekaligus menjadi habitat berbagai flora dan fauna, termasuk orangutan (Pongo pygmaeus morio).

Taman Nasional Kutai dikelola oleh Balai Taman Nasional Kutai, Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Kehutanan. Balai Taman Nasional Kutai menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat yang bertanggung jawab melaksanakan tugas pokok dan fungsi konservasi kepada Kementerian Kehutanan.

1,200+
Spesies Flora
600+
Spesies Fauna
Pelajari Selengkapnya
Dirgahayu Taman Nasional Kutai ke 30 Tahun
Eksplorasi keindahan ekosistem hutan hujan tropis

Satwa Prioritas Nasional

Terdapat 25 satwa prioritas nasional, 3 jenis di antaranya ada di Taman Nasional Kutai

Lihat Semua Fauna
Orangutan Critically Endangered

Orangutan

Pongo pygmaeus morio

Pongo pygmaeus morio atau orangutan Kalimantan timur laut merupakan subspesies endemik berstatus sangat terancam punah (Critically Endangered) yang mendiami hutan hujan tropis dataran rendah di Taman Nasional Kutai (TNK), terutama di kawasan Prevab dan Sangkima. Subspesies ini memiliki ciri unik berupa ukuran tubuh yang relatif lebih kecil, bulu berwarna cokelat gelap kehitaman, serta rahang yang besar dan kuat sebagai bentuk adaptasi evolusioner untuk mengunyah kulit kayu keras saat musim paceklik buah. Meskipun memiliki daya tahan yang tinggi terhadap perubahan lingkungan ekstrem, populasi primata penyangga hutan Kalimantan ini terus menghadapi ancaman serius dari fragmentasi lahan dan kerusakan habitat, sehingga pengelolaannya kini dipantau secara ketat oleh Balai Taman Nasional Kutai melalui metode sensus sarang pohon secara berkala.

Bekantan Endangered

Bekantan

Nasalis larvatus

Bekantan (Nasalis larvatus) merupakan primata endemik Kalimantan berstatus terancam punah (Endangered) yang mendiami ekosistem lahan basah di Taman Nasional Kutai, dengan sebaran populasi yang terfokus pada kawasan hutan mangrove pesisir serta zona riparian (tepian sungai) seperti di sepanjang Sungai Sangatta, Resor Rantau Pulung, Sungai Sangkima, dan Sungai Kanduung. Satwa berhidung panjang ini sangat bergantung pada vegetasi tepi air, di mana mereka hidup berkelompok menempati pucuk-pucuk pohon dominan seperti bakau (Rhizophora apiculata) dan api-api (Avicennia) yang sekaligus menjadi sumber utama berupa pucuk daun muda. Karena karakternya yang sangat sensitif terhadap gangguan manusia dan alih fungsi lahan pesisir menjadi area tambang atau permukiman, Balai Taman Nasional Kutai secara rutin melakukan monitoring berkala menggunakan perahu di sepanjang koridor sungai guna memantau perkembangan populasi serta menjaga keutuhan jalur jelajah rimbun mereka.

Banteng Endangered

Banteng

Bos javanicus lowi

Banteng kalimantan (Bos javanicus lowi) merupakan subspesies liar berstatus sangat terancam punah (Endangered) yang mendiami area hutan pedalaman Taman Nasional Kutai (TNK), dengan kantong populasi yang sangat terisolasi dan langka teramati secara langsung di sekitar Resort Prevab Mentoko. Subspesies ini memiliki keunikan genetik tersendiri dan ukuran tubuh yang cenderung lebih kecil dibandingkan banteng jawa (Bos javanicus javanicus), di mana kawanan kecil yang tersisa sangat bergantung pada keberadaan padang rumput alami (feeding ground) serta wilayah supana (sumber air garam/mineral) di dalam hutan primer TNK. Setelah sempat minim perjumpaan langsung dalam beberapa dekade, pemantauan intensif menggunakan kamera jebak (camera trap) oleh Balai Taman Nasional Kutai berhasil merekam kembali kehadiran fisik individu satwa pemalu ini, membuktikan bahwa TNK masih menjadi benteng perlindungan esensial bagi kelangsungan hidup jenis sapi liar endemik tersebut di Kalimantan Timur.

Flora Penting Taman Nasional Kutai

Jelajahi jenis tanaman penting yang ditemukan di Taman Nasional Kutai, termasuk tanaman obat dan endemik

Pasak Bumi Tumbuhan Obat

Pasak Bumi

Eurycoma longifolia

Pasak bumi (Eurycoma longifolia) merupakan tumbuhan herbal asli Asia Tenggara yang banyak dikenal sebagai tanaman obat tradisional. Tanaman ini tumbuh berupa pohon kecil dengan batang tegak, berkayu, dan memiliki akar panjang yang menjadi bagian paling bernilai karena mengandung berbagai senyawa aktif seperti quassinoid, alkaloid, dan eurycomanone. Pasak bumi telah lama dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan obat tradisional untuk meningkatkan stamina, menjaga kebugaran tubuh, serta membantu mengurangi kelelahan. Di Taman Nasional Kutai, tanaman ini dapat ditemukan di kawasan hutan tropis dataran rendah dengan kondisi tanah berpasir dan drainase yang baik.

Pohon Ulin Kayu Besi

Pohon Ulin

Eusideroxylon zwageri

Pohon ulin (Eusideroxylon zwageri) merupakan salah satu pohon khas Kalimantan yang sangat terkenal dan banyak ditemukan di kawasan hutan Taman Nasional Kutai. Ulin termasuk famili Lauraceae dan dikenal dengan sebutan "kayu besi" karena memiliki kayu yang sangat keras, kuat, dan tahan terhadap cuaca maupun serangan rayap. Dalam kondisi alami, pohon ulin dapat tumbuh hingga mencapai tinggi sekitar 30-50 meter dengan diameter batang yang besar dan lurus. Kayunya terkenal sangat padat sehingga sering tenggelam ketika dimasukkan ke dalam air. Karena kekuatan dan ketahanannya, kayu ulin sejak lama dimanfaatkan untuk bahan bangunan berat seperti jembatan, rumah adat, tiang, dermaga, dan konstruksi yang membutuhkan daya tahan tinggi.

Pohon Bendang Endemik Borneo

Pohon Bendang

Borassodendron borneense

Pohon bendang atau bindang (Borassodendron borneense) merupakan salah satu jenis palma khas hutan tropis Kalimantan yang banyak ditemukan di kawasan Taman Nasional Kutai. Tumbuhan ini termasuk ke dalam famili Arecaceae (palem-paleman) dan dikenal sebagai palma endemik Borneo yang memiliki bentuk unik serta nilai ekologis penting di ekosistem hutan hujan tropis. Pohon bendang tumbuh tegak dengan batang tunggal yang kuat dan dapat mencapai tinggi sekitar 10-20 meter. Daun Borassodendron borneense berukuran besar dengan tangkai yang panjang dan kuat. Permukaan daun berwarna hijau tua dan terbagi menjadi beberapa segmen seperti kipas. Di Taman Nasional Kutai, pohon bendang umumnya tumbuh pada kawasan hutan dataran rendah, terutama di daerah dengan kelembapan tinggi dan tanah yang cukup subur.

Deskripsi Ekosistem Taman Nasional Kutai

Jelajahi berbagai tipe ekosistem yang ada di kawasan Taman Nasional Kutai

Dominan

Ekosistem Dipterokarpa

Famili Dipterocarpaceae

Merupakan ekosistem dominan dengan luasan 145.745,46 Ha. Didominasi oleh famili Dipterocarpaceae yang menjadi ciri khas hutan hujan tropis dataran rendah Kalimantan.

Merupakan ekosistem dominan dengan luasan 145.745,46 Ha. Didominasi oleh famili Dipterocarpaceae yang menjadi ciri khas hutan hujan tropis dataran rendah Kalimantan. Ekosistem ini memiliki keragaman spesies pohon yang sangat tinggi dan menjadi habitat utama bagi orangutan serta berbagai satwa endemik Kalimantan.

Pesisir

Ekosistem Mangrove

Hutan Mangrove Pesisir

Terlocated di wilayah pesisir dengan luasan 5.491,32 Ha. Berfungsi sebagai pelindung pantai, habitat berbagai spesies, dan penyimpan karbon.

Terlocated di wilayah pesisir dengan luasan 5.491,32 Ha. Berfungsi sebagai pelindung pantai, habitat berbagai spesies, dan penyimpan karbon. Ekosistem mangrove juga merupakan area berkembang biak bagi berbagai jenis ikan dan udang serta menjadi habitat penting bagi bekantan.

Padang Rumput

Ekosistem Padang Rumput

Grassland Ecosystem

Luasan 15.640,21 Ha yang menjadi habitat penting bagi berbagai satwa herbivora seperti banteng dan rusa.

Luasan 15.640,21 Ha yang menjadi habitat penting bagi berbagai satwa herbivora seperti banteng dan rusa. Padang rumput di Taman Nasional Kutai terbentuk dari kombinasi faktor alam dan kegiatan manusia yang telah berlangsung lama.

Rawa

Ekosistem Rawa

Wetland Ecosystem

Dengan luasan 1.193,26 Ha, ekosistem ini menjadi habitat bagi berbagai jenis ikan, burung air, dan vegetasi khas rawa.

Dengan luasan 1.193,26 Ha, ekosistem ini menjadi habitat bagi berbagai jenis ikan, burung air, dan vegetasi khas rawa. Ekosistem rawa juga berfungsi sebagai áreas penyerapan air dan regulator hidrologis kawasan.

Hidrologi Taman Nasional Kutai

Sistem sungai dan karakteristik hidrologi di Taman Nasional Kutai

Sungai Sangata
Sungai Sangkima
Sungai Menamang
Sungai Santan
Karakteristik Hidrologi

Taman Nasional Kutai terletak pada suatu dataran rendah berbukit-bukit yang luas dengan titik tertinggi sekitar 397m dpl. Pola drainase Taman Nasional Kutai adalah modifikasi sistem dendritik, dan terutama dikendalikan oleh lapisan bawahnya.

Data Curah Hujan
2000
mm/tahun
26°C
Suhu Rata-rata

Wisata Alam Taman Nasional Kutai

Jelajahi destinasi wisata alam unggulan yang berada di kawasan Taman Nasional Kutai

Bontang Mangrove Park
Jelajahi Wisata Alam

Bontang Mangrove Park

Ekowisata Mangrove

Kawasan mangrove pesisir yang ideal untuk edukasi konservasi, jelajah boardwalk, dan menikmati panorama alami.

Sangkima Jungle Park
Jelajahi Wisata Alam

Sangkima Jungle Park

Trekking Hutan

Destinasi hutan hujan tropis dengan jalur trekking, pohon ulin legendaris, dan suasana petualangan alam.

Prevab
Jelajahi Wisata Alam

Prevab

Pengamatan Satwa

Lokasi unggulan untuk pengamatan satwa liar, khususnya orangutan, dengan pengalaman interpretasi alam yang autentik.

Gua Sampemarta
Jelajahi Wisata Alam

Gua Sampemarta

Wisata Goa

Wisata goa yang menghadirkan keunikan bentang geologi alami serta pengalaman eksplorasi yang aman dan berkesan.

Galeri Video

Lihat Semua Video
Macan dahan kalimantan (Neofelis diardi)
Wildlife
Macan dahan kalimantan (Neofelis diardi)

Seekor macan dahan kalimantan (Neofelis diardi) yang sedang...

1 03 Jul 2026
Burung kuau raja (Argusianus argus) Di Taman Nasional Kutai
Wildlife
Burung kuau raja (Argusianus argus) Di Taman Nasio...

Burung kuau raja (Argusianus argus) yang sedang bergerak den...

1 03 Jul 2026
Burung kuau raja (Argusianus argus)
Wildlife
Burung kuau raja (Argusianus argus)

Burung kuau raja (Argusianus argus)—kemungkinan besar indivi...

2 03 Jul 2026
Rusa Sambar (Cervus unicolor) Jantan
Wildlife
Rusa Sambar (Cervus unicolor) Jantan

oto hitam-putih dari camera trap Balai Taman Nasional Kutai...

0 03 Jul 2026

Galeri Foto Terbaru

Lihat Galeri Lengkap

Pengumuman Terbaru

Informasi Resmi Balai Taman Nasional Kutai

Belum ada pengumuman

Lihat Semua

Berita Terbaru

Lihat Semua

Belum ada berita

0+

Berita Publikasi

Informasi terkini tentang Taman Nasional Kutai

6+

Foto Dokumentasi

Keindahan alam dan kegiatan

0+

Buku Publikasi

Referensi & Penelitian